• Tim Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Syarat Penggunaan
  • Kontak Kami
Selasa, 21 April 2026
  • Login
Tamborapost.com
  • HEADLINE
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • KESEHATAN
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • UMUM
  • PEDESAAN
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • KESEHATAN
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • UMUM
  • PEDESAAN
No Result
View All Result
Tamborapost.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Cerita Sukses Uba La Ali, Dua Kali Gagal Tanam, Berhasil dengan Bibit Jagung HULK

Tambora Post by Tambora Post
21 September 2025
in HEADLINE
0
Cerita Sukses Uba La Ali, Dua Kali Gagal Tanam, Berhasil dengan Bibit Jagung HULK

Laporan : Saudi Al Gibran, Dompu

NAMA lengkapnya M. Yamin, tetapi masyarakat Desa Rababaka lebih akrab memanggilnya Uba La Ali.

RELATED POSTS

‎Porsi Belanja Pegawai Capai 61,08 Persen, Pemkab Dompu Jelaskan Komponen APBD 2026

‎Kenangan Terakhir Sang Sekjen PWI di Bumi NTB ‎

Sosok yang sehari-hari dikenal sebagai pelatih tinju itu kini punya cerita baru. Ia menjajal ring berbeda. Bukan lagi ring tinju, melainkan lahan jagung di kawasan Dam Mila, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu.

Musim kemarau tahun ini menjadi babak baru dalam hidupnya. Di atas lahan seluas satu hektare, Uba mencoba peruntungan menanam jagung, berharap bisa mengubah hidup dan menambah penghasilan keluarga. Namun jalan yang ditempuh tak semulus yang dibayangkan.

Dua Kali Gagal, Hampir Menyera

Percobaan pertama gagal total. Bibit jagung yang ditanamnya tak mampu bertahan karena curah hujan tinggi. Tak putus asa, ia mencoba lagi dengan bibit berbeda. Kali ini tanaman memang tumbuh, tetapi hanya sebentar. Dalam hitungan hari, batang muda itu kembali mati.“Dua kali gagal tanam membuat saya hampir putus asa,” kenang Uba, menunduk. “Saya pikir mungkin memang bukan rezeki,” tambahnya.

Bagi seorang pelatih tinju, kalah di ring sudah biasa. Tapi di ladang, kekalahan ini terasa berbeda. Ia bukan hanya kehilangan tenaga dan biaya, melainkan juga nyaris kehilangan keyakinan diri.

Namun takdir berkata lain. Saat semangatnya nyaris padam, hadir pihak perwakilan PT. Sage Mashlahat Indonesia (SMI) menawarkan benih jagung hibrida varietas HULK. Uba diberi 13 kilogram bibit secara gratis. Dengan sisa-sisa harapan, ia mencoba sekali lagi.

Panen Harapan dari Bibit HULK

Kali ini hasilnya berbeda. Jagung Hulk tumbuh subur meski Uba hanya sanggup memberi pupuk dalam jumlah terbatas. Daun hijau lebat, batang tegak kokoh, dan tongkol yang muncul membuatnya tercengang. Tidak hanya itu tongkolnya panjang, besar dan merata di seluruh tanaman.

“Saya tidak menyangka hasilnya bisa sebagus ini. Meski pupuk minim, jagungnya tetap tumbuh sehat,” ungkapnya.

Kini, ladang Uba bukan hanya menyelamatkan semangatnya yang sempat redup, tapi juga menjadi pusat perhatian. Lahan itu dipilih PT. SMI sebagai lokasi Expo Jagung HULK, di mana puluhan petani datang menyaksikan langsung bukti keunggulan varietas baru ini.

Keunggulan HULK yang Bikin Heboh

Jagung HULK terbukti unggul dari berbagai sisi. Rendemen tinggi, tahan penyakit bulai, karat daun, hingga hawar daun. Umur panen hanya sekitar 100–110 hari setelah tanam. Tongkolnya relatif seragam, batangnya kokoh, dan mampu bertahan dari rebah meski ditanam di musim kemarau.

“Ini varietas yang benar-benar berbeda. Dua kali gagal sebelumnya membuat saya hampir menyerah. Tapi dengan HULK, saya kembali percaya diri untuk bertani,” ujarnya.

Cerita dari Petani Lain

Kisah sukses bukan hanya milik Uba. Di Dusun Dam Kasipahu, Desa Doropeti, seorang petani bernama Iwan juga merasakan keajaiban Hulk. Tahun lalu, ia menanam di lahan terbatas pupuk dan cuaca ekstrem dengan curah hujan tinggi. Bibit lain banyak yang mati, tetapi Hulk tetap bertahan.

“Hasilnya 8,5 ton per hektare, padahal pupuk seadanya. Bahkan, orang-orang yang lewat sampai heran, bertanya-tanya, bibit apa ini kok bisa tumbuh begitu bagus?,” ujarnya saat menyampaikan testimoni pada acara Expo Bibit Hulk.

Cerita serupa juga datang dari UD. Hambalang milik Sirajuddin di Kabupaten Bima. Toko pertaniannya baru beberapa jam menurunkan stok bibit Hulk, langsung diserbu petani. “Saya kaget, biasanya produk baru butuh waktu dikenali. Tapi Hulk ini baru dipajang sudah habis diserbu. Petani tertarik karena tongkol besar, panjang, warnanya pun merah menarik,” jelasnya.

Dari Ladang ke Masa Depan

Kehadiran Hulk seperti napas baru bagi banyak petani Dompu. Dari seorang pelatih tinju yang nyaris putus asa, hingga petani di pelosok yang merasakan ketahanan bibit ini di tengah cuaca ekstrem, Hulk memberi lebih dari sekadar panen. Ia memberi harapan baru.

Uba La Ali menatap ladangnya dengan bangga. Dari kegagalan berulang, kini ia merasakan manisnya sukses. “Jagung ini bukan sekadar tanaman, tapi juga bukti kalau kerja keras dan kesabaran akhirnya berbuah hasil,” katanya.

Dan dari ring tinju ke ladang jagung, Uba menemukan bahwa setiap perjuangan, sekecil apapun, selalu punya kemungkinan untuk menang, asal tak menyerah dan berani mencoba hal-hal baru. (*)

 

 

Loading

Tags: Cerita suksesDOMPUJagung HulkPetani JagungVariatas unggul

Related Posts

‎Porsi Belanja Pegawai Capai 61,08 Persen, Pemkab Dompu Jelaskan Komponen APBD 2026

‎Porsi Belanja Pegawai Capai 61,08 Persen, Pemkab Dompu Jelaskan Komponen APBD 2026

by tamborapost
19 April 2026
0

DOMPU — Pemerintah Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, memberikan klarifikasi terkait tingginya alokasi belanja pegawai dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja...

‎Kenangan Terakhir Sang Sekjen PWI di Bumi NTB  ‎

‎Kenangan Terakhir Sang Sekjen PWI di Bumi NTB ‎

by tamborapost
18 April 2026
0

‎Kenangan almarhum, Sekjen PWI Pusat saat menyerahkan hadiah kepada H. Boy Mashudi sebagai juara lomba karaoke di Hotel Lombok Raya...

‎Dompu tak Kekurangan Uang: Berhemat atau Terjerat Utang  ‎

‎Dompu tak Kekurangan Uang: Berhemat atau Terjerat Utang ‎

by tamborapost
18 April 2026
0

Oleh : Saudi - Tambora Post ‎ ‎Ada yang janggal dari arah kebijakan fiskal Kabupaten Dompu. Di saat ruang anggaran...

‎TPP Besar, PAD Kerdil: Kesejahteraan Semu di Atas Fondasi Rapuh  ‎

‎TPP Besar, PAD Kerdil: Kesejahteraan Semu di Atas Fondasi Rapuh ‎

by tamborapost
18 April 2026
0

Oleh : Saudi - Tambora Post   ‎Ada yang janggal dalam cara Pemerintah Kabupaten Dompu mengelola logika kesejahteraan aparatur sipil...

Persiapan Maksimal Menuju Tanah Suci, PT Taufik Almadani Gelar Manasik di Islamic Center Mataram

Persiapan Maksimal Menuju Tanah Suci, PT Taufik Almadani Gelar Manasik di Islamic Center Mataram

by tamborapost
18 April 2026
0

‎Kerinduan itu selalu sama. Diam-diam tumbuh di hati setiap muslim. Sebuah panggilan suci yang tak pernah lekang oleh waktu. Panggilan...

Next Post
Soal Pemanggilan Klarifikasi Tujuh Media, PWI NTB Sebut Bentuk Pembungkaman Kerja Jurnalistik

Ketua PWI NTB Kecam Konten Kreator Medsos Jiplak Berita Media Massa

Saat Ingin Bekerja Ke Luar Negeri, Sebelum Berangkat Sebaiknya Cari Tahu Dulu

Saat Ingin Bekerja Ke Luar Negeri, Sebelum Berangkat Sebaiknya Cari Tahu Dulu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERBARU

‎Porsi Belanja Pegawai Capai 61,08 Persen, Pemkab Dompu Jelaskan Komponen APBD 2026

‎Porsi Belanja Pegawai Capai 61,08 Persen, Pemkab Dompu Jelaskan Komponen APBD 2026

19 April 2026
‎Kenangan Terakhir Sang Sekjen PWI di Bumi NTB  ‎

‎Kenangan Terakhir Sang Sekjen PWI di Bumi NTB ‎

18 April 2026
No Result
View All Result

BERITA TERPOPULER

  • Ini Besaran Gaji PPPK Paruh Waktu di Dompu

    Ini Besaran Gaji PPPK Paruh Waktu di Dompu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rapat Koordinasi Ricuh, Kades dan Camat Kempo Nyaris Adu Jotos

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bus Titian Mas Kecelakaan, Satu Tewas Ditempat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Mistik Dibalik Kecelakaan Maut Bus Titian Mas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Kronologi Lengkap Tragedi Berdarah di Bima

    0 shares
    Share 0 Tweet 0




Pos-pos Terbaru

  • ‎Porsi Belanja Pegawai Capai 61,08 Persen, Pemkab Dompu Jelaskan Komponen APBD 2026
  • ‎Kenangan Terakhir Sang Sekjen PWI di Bumi NTB ‎
  • ‎Dompu tak Kekurangan Uang: Berhemat atau Terjerat Utang ‎
  • ‎TPP Besar, PAD Kerdil: Kesejahteraan Semu di Atas Fondasi Rapuh ‎
  • Persiapan Maksimal Menuju Tanah Suci, PT Taufik Almadani Gelar Manasik di Islamic Center Mataram
September 2025
S S R K J S M
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
« Agu   Okt »
September 2025
S S R K J S M
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
« Agu   Okt »

September 2025
S S R K J S M
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
« Agu   Okt »
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Syarat Penggunaan
  • Kontak Kami

© 2020 Tamborapost.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • KESEHATAN
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • UMUM
  • PEDESAAN

© 2020 Tamborapost.com